Memilih Repo Tercepat pada Arch Linux
# cp /etc/pacman.d/mirrorlist /etc/pacman.d/mirrorlist.backup
# sed -i 's/^#Server/Server/' /etc/pacman.d/mirrorlist.backup
# rankmirrors -n 6 /etc/pacman.d/mirrorlist.backup > /etc/pacman.d/mirrorlist
# cp /etc/pacman.d/mirrorlist /etc/pacman.d/mirrorlist.backup
# sed -i 's/^#Server/Server/' /etc/pacman.d/mirrorlist.backup
# rankmirrors -n 6 /etc/pacman.d/mirrorlist.backup > /etc/pacman.d/mirrorlist
Dua bulan yang lalu, saya resmi kena "brainwash". Biang keroknya salah satu teman saya yang dengan licinnya bilang kalau Heartopia itu game idaman: isinya banyak cewek, gameplay-nya sebelas dua belas sama Harvest Moon atau Animal Crossing. Sebagai laki-laki yang hobi bercocok tanam, saya langsung kena umpan. Download, install,
Kadang, menyerah bukan berarti lemah—justru bisa jadi bentuk perjuangan yang paling bijak. Dari pengalaman main MLBB sampai obrolan receh bareng teman, saya belajar kalau tahu kapan harus berhenti itu juga penting. Yuk, cari tahu kapan waktu yang tepat buat bilang “cukup” tanpa merasa gagal!
Dari persaingan kakak-adik hingga pilihan klub favorit, perjalanan menjadi Milanisti penuh cerita lucu dan nostalgia sepak bola era 90-an yang bikin senyum-senyum sendiri.
Menulis blog kadang terasa sepi, tapi ada kenangan dan alasan emosional yang membuatnya tetap bertahan meski pembaca makin langka. Siapa tahu, masih ada cerita yang menunggu dibagikan.