/ spotify

Spotify: Membangun Keluarga Membutuhkan Banyak Biaya

Kemarin, saya mendapatkan surel dari Spotify yang memberitahukan bahwa akun saya dialihkan ke akun Spotify Free. Mencengangkan? Tentu saja. Karena saya telah tergabung Premium for Family. Pihak Spotify mengatakan bahwa "Untuk menggunakan Premium for Family, semua anggota harus tinggal di alamat yang sama."

Surel dari Spotify

Tentu saya merasa ada sesuatu yang janggal di sini. Saya dengan sangat jelas telah mengisikan alamat yang sama persis dengan Si Kepala Keluarga. Saya mulai curiga, mungkin selama ini saya hanya dianggap sebagai teman biasa, bukan bagian dari keluarga dia.

Saya meminta dia untuk mengundang saya lagi. Namun nahas, saya mendapatkan galat 3 - Ups, ada yang salah, coba lagi. Entah sudah berapa kali saya mencoba kembali namun galat tersebut tetap muncul. Sudah seperti mantan saja, yang berkali-kali dicoba untuk dilupakan namun bayangannya tetap muncul di angan-angan.

Galat 3- Ups, ada yang salah, coba lagi. Nama sengaja saya samarkan untuk melindungi keluarga saya dari ancaman pihak manapun.

Muncul inisiatif untuk mengirimkan surel dukungan ke pihak Spotify. Saya curhat mengapa akun saya mendadak berubah menjadi Free. Hari berikutnya, mungkin karena dukungan Spotify hanya melayani saat jam kerja saja, saya mendapat balasan. Ia mengatakan bahwa semua anggota keluarga harus tinggal serumah di alamat rumah yang sama untuk dapat bergabung, bukan hanya memasukkan alamat yang sama.

Surel dari mbak Veronica

Untungnya, yang membalas surel saya adalah mbak Veronica (saya berasumsi bahwa Veronica adalah seorang gadis berumur 23-25 tahun, bukan bot). Mungkin saya akan terpicu untuk membalas dengan kalimat "Taik Lo!!!" Jika yang menulis surel tersebut adalah seorang mas-mas atau om-om.

Spotify tahu bahwa kami sedang tidak serumah. Mungkin karena dulu saya pernah berlangganan Spotify Premium for Family di keluarga yang lain. Jadi, alamat yang dulu pernah saya isi masih ada di benak Spotify, sehingga ia menyimpulkan bahwa saya bukanlah bagian dari keluarga yang baru saya ikuti.

Mengingat bahwa Spotify Premium for Family memerlukan bagi setiap anggota yang didaftarkan tinggal serumah, di sini skill sepik kita diuji. Pernyataan mengenai tinggal serumah atau satu alamat tidak memerlukan pembuktian seperti KTP, KK, SIM, STNK, Ijazah, Surat Kematian, ataupun Buku Nikah. Kalian hanya perlu sedikit "curhat" kepada mbak Veronica. Misal, hubungan kalian dengan pemilik paket Premium for Family. Ceritakan kenal di mana, sudah pernah ngapain aja, kalau perlu ceritakan juga kalau kesucianmu sudah direnggut olehnya. Intinya, yakinkan bahwa kalian benar-benar tinggal serumah.

Berhasil gaess

Saya membalas surel tersebut cukup singkat dan akhirnya, keluarga kami utuh kembali.

Membangun keluarga membutuhkan banyak biaya, tapi tidak demikian halnya dengan Spotify! [1]


  1. https://support.spotify.com/id/account_payment_help/premium_for_family/premium-for-family/ ↩︎