Mematikan Fitur 'Smooth Scrolling' pada Google Chrome
Buka chrome://flags/#disable-smooth-scrolling pada address bar browser Anda, kemudian klik disable.
Sebelum

Sesudah

Kemudian relaunch browser Anda.

Buka chrome://flags/#disable-smooth-scrolling pada address bar browser Anda, kemudian klik disable.
Sebelum

Sesudah

Kemudian relaunch browser Anda.

Sepuluh... sepuluh tahun? Sepuluh tahun rasanya. Aku lupa, aku kira dia sudah mati! Tapi dia mengetuk lagi. Mengetuk. Mengetuk. Rasanya sama persis. Sama! Gila. Mereka datang bawa senyum, tapi aku lari. Kenapa aku lari? Aku kunci pintu. Gelap. Sepi... padahal aku benci sepi, demi Tuhan aku benci, tapi dinding ini
Dua bulan yang lalu, saya resmi kena "brainwash". Biang keroknya salah satu teman saya yang dengan licinnya bilang kalau Heartopia itu game idaman: isinya banyak cewek, gameplay-nya sebelas dua belas sama Harvest Moon atau Animal Crossing. Sebagai laki-laki yang hobi bercocok tanam, saya langsung kena umpan.
Kadang, menyerah bukan berarti lemah—justru bisa jadi bentuk perjuangan yang paling bijak. Dari pengalaman main MLBB sampai obrolan receh bareng teman, saya belajar kalau tahu kapan harus berhenti itu juga penting. Yuk, cari tahu kapan waktu yang tepat buat bilang “cukup” tanpa merasa gagal!
Dari persaingan kakak-adik hingga pilihan klub favorit, perjalanan menjadi Milanisti penuh cerita lucu dan nostalgia sepak bola era 90-an yang bikin senyum-senyum sendiri.